Hanung Bramantyo Kaget Ayat Ayat Cinta Laris

•Maret 8, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Hanung BramantyoJakarta, Sutradara film ‘Ayat-ayat Cinta’ (AAC) Hanung Bramantyo tak menyangka karya garapannya laris-manis. Dalam empat hari pemutaran film produksi MD Pictures itu sudah ditonton 700 orang.

Menurut Hanung, produser film tersebut Manoj Punjabi sempat ragu. “Pak Manoj sempat ragu akan meledak. Termasuk saya. Film ini dianggap tidak komersil,” jelasnya saat dihubungi detikhot melalui telepon Senin (3/3/3008).

Keraguan Hanung dan Manoj ternyata tak terbukti. Begitu diputar serentak mulai 28 Februari, orang-orang berbondong-bondong mendatangi bioskop.

Bahkan kata sutradara peraih Piala Citra itu, ibu-ibu pengajian yang biasanya tak pernah pergi nonton, mendatangi bioskop demi AAC. “Kemarin saya baru diundang, kelompok pengajian mana gitu, nonton bareng di Planet Hollywood,” kisahnya.

Novel AAC rupanya sengaja dipilih Hanung untuk merangsang orang-orang yang anti gedung bioskop mendatangi tempat pemutaran film tersebut. Kini setelah tujuannya tercapai, sutradara ‘Brownies’ itu berniat kembali membuat film bernuansa Islami.

Hanung berharap ia bisa kembali mengangkat karya Habiburrahman El-Shirazy lainnya setelah ‘Ayat-ayat Cinta’. Novel Habiburrahman yang akan kembali difilmkan adalah ‘Ketika Cinta Bertasbih’.

Rupanya novel yang juga jadi best seller itu juga sudah dipinang pihak lain untuk diangkat ke layar lebar. Hanung hingga saat ini belum mendapat keputusan apakah ia mendapatkan hak untuk memfilmkan novel tersebut.
(eny/kee)

http://plinplan.com/entertaiment/hot/16482/2008/03/03/hanung-bramantyo-kaget-ayat-ayat-cinta-laris/

Damn!! AYAT AYAT CINTA was great!!

•Februari 28, 2008 • 1 Komentar

Film ini masuk daftar tunggu gw, dan setelah gw nonton: Damn!! It’s was great!! I love this movie so much!!

Jangan bandingkan filmnya dgn novelnya, kalian pasti akan kecewa dan bilang ”filmnya jelek”. Lihatlah film ini sebagai film baru yg tdk ada kaitannya dgn novelnya. Coz film ini emang beda dgn novelnya. Tapi secara keseluruhan, film ini bagus dan wajib kalian tonton. Film ini berhasil bikin smw yg nonton berkaca2 bahkan meneteskan air mata (sebelah gw ampe ingusan). Ya overall film ini best lah! Soundnya bgs walaupun ada beberapa yg tdk pas penempatannya. Kalu mnurut gw sih, alurnya terlalu cepat sehingga tampak buru2. Walaupun tdk ada tuan Boutrous dan Yosefh-nya, tp gw tau alasannya. Teman2 Fahri dipenjara diganti dgn tokoh narapidana yg semi-protagonis yg lumayan bikin hati gerimis. Difilm ini dipaparkan sdikit tentang kehidupan poligami Fahri. Tidak digambarkan Alicia memeluk agama Islam, mungkin takut menimbulkan somasi dari pemeluk agama lain. Tp semua perubahan2 dlm film itu punya alasan logis alias masuk akal.

Ada ketidak telitian dlm film ini, kalu ga salah pas scene Aisha pulang kerumah Paman Iqbal krn cemburu pd Maria, ada microfon yg terekam kamera dan itu tdk sebentar (coba perhatiin deh). Ko gw gasuka y sama pemeran Aisha? Rianti difilm ini tdk tergambar sebagai Istri yg sabar dan lugu. Yg gw lihat kayanya Rianti terlihat seperti Istri yg manja dan maaf, seperti cewe penggoda. Mungkin karena aksen bicaranya atau apalah. Yg gw suka justru pemeran Maria (Carissa Putri). Dia benar2 mirip dgn karakter Maria dinovelnya, apa adanya, dan ga berlebihan. I love u Carissa!!! Film ini tak byk memaparkan sisi Islaminya, tdk sebanyak dinovelnya. Tp gw sih maklum aja, coz ga mudah mengadaptasi novel yg lbh dari 300 lembar menjadi sebuah film yg cuma berdurasi 2 jam.

Gw paling suka adegan saat Aisha meminta Fahri menikahi Maria, benar2 menyayat hati.

”Ajari aku sholat Fahri, aku ingin sholat berjamaah bersama kalian” itu kata2 Maria yg paling gw inget. Pokonya film ini wajib n kudu ditonton!!! maju terus perfilman Indonesia!!

Tanggapan Kang Abik tentang film AYAT AYAT CINTA

•Februari 26, 2008 • 7 Komentar

Ini adalah tulisan yg diambil dari tabloid NYATA mengenai tanggapan Kang Abik tentang film Ayat Ayat Cinta:

Meski ada byk perubahan, penulis novel Ayat Ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy menilai film garapan Hanung Bramantyo sangat bagus. Bahkan dia berharap film yg diadopsi dari novel karyanya itu bisa berperan dalam membangun kebaikan dinegeri ini.

”Saya sangat puas dgn hasil film itu. Menurut saya sdh baik, tapi masih bisa ditingkatkan lg”. Kata novelis yg akrab disapa Kang Abik itu usai menonton pemutaran perdana film AAC di Jakarta. Bahkan Kang Abik menyatakan, dia berharap sineas muda Indonesia bs membuat film sebagus AAC. Kalau memungkinkan jauh lebih baik lg.

”Sehingga negeri ini benar2 menjadi negeri yg baik. Ada semacam Pastabikul Khairat gt lah. Berlomba2 dalam kebaikan”, harap Kang Abik.

Soal pengembangan cerita seperti adanya kisah poligami di film AAC, dinilai Kang Abik sesuatu yg wajar. Menurutnya, selama tdk ada hal yg bertentangan dgn syariat Islam, baginya tdk menjadi masalah.

”Kalau mungkin ada beberapa yg masih kurang bagus, saya sudah mencoba memberi masukan. Tapi secara umum film ini insya Allah baik”, katanya.

Kang Abik juga tak keberatan dgn pengembangan cerita kehidupan rumah tangga Fahri, Aisha dan Maria. Menurutnya itu merupakan salah satu jawaban atas kritik terhadap novelnya yg dianggap akhir ceritanya terlalu mendadak.

”Kami mencoba merespons atau berempati kpd teman2 yg merasa kurang puas dgn ending dinovel. Artinya mencoba yg terbaik”, ungkap Kang Abik.
Namun Kang Abik menyadari, akibat pengembangan itu pesan yg disampaikan difilm berbeda jauh dgn yg ingin disampaikan dinovel.

”Kisahnya saja sudah berbeda, bisa dipahami ada bahasa2 hati yg tidak bisa dicover atau disampaikan lewat bahasa gambar”, pungkas Kang Abik.

Bagaimana menurut kalian? menurut gw sih, orang yg bilang film AAC jelek adalah orang yg menginginkan kesempurnaan. Sementara Qt semua tau bahwa kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Seperti Kata Kang Abik : Bahasa Novel itu berbeda dengan bahasa perfilman.

Film Bajakan AYAT AYAT CINTA??

•Februari 25, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Setelah dapet info soal film bajakan Ayat Ayat Cinta (AAC), gw sedikit kecewa dan prihatin, filmnya belum tayang ko uda ada bajakannya? Apalagi saat gw denger coment2 dari temen gw yg uda nonton dan bilang: ”Filmnya mengecewakan” gw bener2 tidak semangat buat nonton filmnya.

Gue sempet frustasi (ampe segitunya) baca coment orang2 yg uda nonton AAC dan mereka kebanyakan bilang kalu Film Ayat Ayat Cinta Mengecewakan. Wah padahal gw berharap lebih untuk film ini. Tapi, setelah gw selidiki, ternyata kebanyakan org yg bilang AAC mengecewakan adalah orang yg nonton AAC versi bajakannya. Sementara gw juga banyak nemu coment2 bagus untuk film ini, dan mereka nontonnya di bioskop pas premiere tgl 18 kemarin. Iyalah, secara yg versi bajakan itu belum d edit sehingga agak ga nyambung. Untung gw blm nonton versi bajakannya, padahal link bwt downloadnya gw uda tau n tinggal download (sengaja ga gw sebarin alamat linknya untuk menghormati Mas Hanung). Rugi deh nonton yg bajakannya! Yg ada justru citra filmnya semakin jelek dan kita akan tersugesti untuk bilang ”Film Yg Jelek”. Coba deh baca coment dari seorang wartawan yg diundang nonton premiere AAC tgl 18 Februari kemaren. Klik link ini aja:
http://yohang.wordpress.com/2008/02/21/ayat-ayat-cinta-pemutaran-film-perdana/

Rekan Kang Abik aja ampe muji film ini. Toh tgl 28 Februari bentar lagi, tinggal tunggu aja. Ya walaupun ada beberapa yg tidak sesuai dgn novelnya, toh Layar lebar tidak seluas dan seindah goresan pena. Oia, bocoran dikit: di filmnya, Maria sempet sembuh dan hidup satu rumah dengan Aisha, lalu meninggal saat sedang sholat berjamaah. Sepertinya Mas Hanung ingin memaparkan sedikit tentang kehidupan poligami Fahri.

Halo dunia!

•Februari 25, 2008 • 1 Komentar

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!